Tips Mengatasi Error (Code 498 & 492) Saat Download di Google Play
Apakah kamu pernah mengalami Error 498 ataupun 492 saat mengunduh aplikasi di Play Store ? Jika iya, biasanya error tersebut dibarengi “Sma...
https://kakvicci.blogspot.com/2013/12/tips-mengatasi-error-code-498-492-saat.html
Apakah kamu pernah mengalami Error 498 ataupun 492 saat mengunduh aplikasi di Play Store ? Jika iya, biasanya error tersebut dibarengi “Small Cache Capacity” atau “Not Enough Space” saat melakukan pengunduhan. Apa penyebabnya dan bagaimana mengatasinya? Berikut solusinya.
Sebelum mengurai solusi, kamu harus tahu penyebabnya. Error 498 biasanya disebabkan karena aplikasi atau game ingin diunduh dari Google Play Store ukurannya lebih besar dari cache partition perangkat Android milikmu. Hal ini tetap akan terjadi, walaupun memori internal maupun memori eksternalmu masih lega.
Cache partition adalah bagian memori internal ponsel yang berfungsi untuk menyimpan data sementara dari aplikasi atau game yang ter-install (atau dalam hal ini yang akan di-install). Kesalahan/galat mengunduh 498 biasanya terjadi ketika mengunduh aplikasi yang ukurannya di atas 20 MB.
Apabila penasaran dan ingin mengetahui berapa besar ukuran cache partition ponsel/tablet Android, Kamu dapat meng-install aplikasi Partition Table. Berikut screenshot aplikasi tersebut:
Seperti terlihat di atas, besar cache partition ponsel yang tertera sebesar 490,2 MB. Dengan partisi cache sebesar itu saya tidak pernah mengalami Error 498. Kalau ponsel milik Kamu besar cache-nya di bawah 20 MB, maka kemungkinan besar suatu saat kamu akan mengalami error 498.
Cara mengatasi Error 498
Cara Pertama: Hapus cache secara manual
Karena permasalahan ini berhubungan dengan cache partition yang kecil, maka untuk mengatasinya bisa dengan cara menghapus cache dari aplikasi-aplikasi yang ter-install.
Apa itu Cache?
Cache adalah memori sementara yang berguna agar sebuah aplikasi dapat lebih cepat untuk di akses kembali. Misalnya kamu membuka aplikasi Angry Birds, maka ketika aplikasi diaktifkan pertama kali, cache akan terbangun. Fungsinya agar ketika kamu ingin memainkan aplikasi tersebut untuk kedua kalinya dan seterusnya, loading-nya tidak akan selama saat pertama kali aplikasi diaktifkan.
Apakah menghapus Cache aman dilakukan?
Berdasar pengalaman pribadi, menghapus cache aman dilakukan dan tidak ada efek sampingnya. Namun sebelum kamu melakukannya, tetap saja saya akan mengatakan DWYOR (Do With Your Own Risk) alias resiko ditanggung sendiri 
Menghapus cache tidak akan membawa efek buruk apa-apa. Pengaruh yang dirasakan hanyalah ketika akan membuka suatu aplikasi maka akan sedikit lebih lambat, namun hanya untuk pertama kali saja dan malah terkadang tidak dirasakan perbedaannya.
Berikut cara menghapus cache aplikasi:
Sistem Operasi Gingerbread (2.3) ke bawah :
Setting (pengaturan) > Applications (Aplikasi) > Manage Applications (Atur aplikasi) > Klik tab “All” (Semua). Bila tidak ada Tab “All”, lewati langkah ini. Cari aplikasi yang ingin dihapus cache/data-nya. Klik Clear Cache (hapus cache).
Sistem Operasi Ice Cream Sandwich (4.0) ke atas:
Dari halaman muka tekan tombol MENU > klik Manage Apps (atur aplikasi). Atau buka “Settings” (pengaturan) > Klik “Apps” (aplikasi). Cari aplikasi yang ingin dihapus cache-nya > Click Clear Cache (hapus cache).
Aplikasi yang umumnya banyak menggunakan cache adalah: Google Play Store, Facebook, Instagram, dan game seperti Angry Birds, dsb. Jadi bersihkan cache aplikasi-aplikasi tersebut. Berikut adalah screenshoot cache aplikasi Angry Birds.
Peringatan: Hanya klik “clear cache” aplikasi, jangan klik “clear data”. Karena akan menghapus data aplikasi tersebut, misalnya kalau kamu mengklik “clear data” game Angry Birds, maka datanya akan terhapus (akan mulai dari awal lagi).
Cara Kedua: Gunakan aplikasi Cache Fixer
Aplikasi ini berguna untuk menghapus semua cache aplikasi secara bersamaan dan juga berguna untuk memindahkan sementara ke tmpfs (RAM/SWAP memory) atau ke memori data.
Syarat untuk menggunakan Cache Fixer:
1. Ponsel atau tablet Android kamu sudah di-root dan memiliki aplikasi SuperUser.
2. Ter-install BusyBox terbaru.
3. Kapasitas memori internal yang tersedia atau dapat digunakan minimal 32 MB.
Sebelum kamu meng-install aplikasi ini, saya perlu mengingatkan bahwa aplikasi ini memiliki akses root sehingga memiliki kemampuan untuk mengubah file system dan sebagaimana aplikasi root lainnya, penggunaan aplikasi ini kemungkinan dapat menyebabkan perangkat Android kamu mengalami masalah, misalnya tidak mau start/masuk ke menu dan harus dilakukan peng-install-an ulang firmware. Saya tidak ingin menakut-nakuti namun hanya mengingatkan akan resiko yang mungkin dapat terjadi (walau kemungkinannya kecil).
Berikut tampilan aplikasi Cache Fixer buatan REDE:
Untuk cara penggunaannya sebagai berikut:
Langkah 1:
- Pertama-tama, install dulu aplikasi Cache Fixer dari Google Play Store,
- Buka aplikasinya lalu klik “Wipe cache” untuk menghapus semua cache aplikasi,
- Download ulang aplikasi yang tadi gagal diunduh (muncul Error 498), kalau sudah berhasil maka tidak perlu melakukan langkah selanjutnya.
Langkah 2:
- Kalau Langkah 1 gagal > buka aplikasi Cache Fixer,
- Klik Tmpfs (Untuk memindahkan Cache ke memori Shared RAM atau ke SWAP Memory),
- Klik Move Cache,
- Download ulang aplikasi yang diinginkan.
Langkah 3:
- Kalau setelah Langkah 2 masih gagal > buka aplikasi Cache Fixer,
- Klik Data (untuk memindahakan cache ke memori data) > pastikan tulisan “Force ext4 FileSystem” dicentang,
- Klik “Move Cache”,
- Kalau sukses, maka ukuran (size) cache partition yang tertera pada bagian atas aplikasi Cache Fixer akan berubah besarnya.
- Download ulang aplikasi yang mengalami “kesalahan mengunduh 498″,
- Bila masih belum bisa, klik “Data (Slower, more compatible)” lalu hilangkan centang dari tulisan “Force ext4 FileSystem”
- Download ulang aplikasi yang diinginkan.
Untuk mengembalikan cache seperti semula, lakukan reboot/restart perangkat Android milikmu dengan cara mematikan lalu menyalakannya lagi.
Peringatan: Jangan mengubah atau membersihkan (clean) cache ketika proses download aplikasi sedang berlangsung atau sedang menggunakan aplikasi lainnya.